Surat Kepada Seluruh Nasabah Prudential

Posted on
Prudential Indonesia terbaik, terbesar, dan terkuat dalam industri asuransi jiwa di Indonesia

PAKARASURANSI.ID -Tulisan ini adalah republish dari tulisan yang pernah diposting pada tahun 2016 kemarin. Diposting ulang untuk menjawab beberapa ‘oknum nakal’ yang masih suka pakai cara tidak benar.

Nasabah yang terkasih,

Terima kasih atas kepercayaan Anda memilih Prudential sebagai mitra perlindungan untuk Anda dan keluarga. Semoga Anda selalu dalam keadaan yang sehat dan dalam lindungan yang Mahakuasa.

Bersama surat ini, kami, agen-agen Prudential, ingin memberikan penjelasan terhadap issue yang berkembang belakangan ini.

Akhir-akhir ini banyak issue yang mengganggu nasabah-nasabah Prudential yang disampaikan kepada kami, bahwa ada sejumlah agen-agen dari perusahaan asuransi lain, yang tidak bertanggung jawab yang mengatakan Prudential akan bangkrut, bahkan orang nomor 1 di Prudential Deny Oetama Hartono pindah dari Prudential dan terjadi exodus besar-besaran lebih dari 50% agen Prudential pindah.

Apakah issue Prudential bangkrut itu benar? Mari kita analisa bersama :

1. Apakah berita mengenai Prudential bangkrut ini sudah ada di media terpercaya yaitu media cetak dan televisi? Kalau cuma di internet dan issue burung, kita tahu banyak berita hoax akhir-akhir ini.

2. Bukti sah tentang keuangan yang kuat akan Anda dapatkan bulan depan di Harian Kompas dan media cetak lainnya, tentang kinerja keuangan PT. Prudential Life Assurance tahun 2015. Sedangkan di tahun 2014 Prudential membukukan omzet lebih dari 20 T dan laba lebih dari 5T.

3. Dalam 11 tahun terakhir, Prudential menjadi asuransi nomor 1, terbaik di Indonesia dari segi asset, omzet, laba, dan jumlah pembayaran klaim sehingga Prudential mendapatkan lebih dari 40 penghargaan dari berbagai media sebagai asuransi nomor 1 di Indonesia.

4. Prudential adalah perusahaan dunia (world-wide) beroperasi di 3 benua : Eropa, Amerika dan Asia, sudah berdiri dari thn 1848 dan di Asia adalah Perusahaan Asuransi Jiwa Terbesar dimana di 5 negara yaitu di Singapura, Malaysia, Vietnam, Filipina dan Indonesia , Prudential adalah nomor 1.

5. AAJI dan OJK adalah lembaga yang mengawasi jalannya asuransi di Indonesia. Mereka adalah badan yang berwenang dan mengetahui kondisi asuransi jiwa di Indonesia. Menurut data mereka, Prudential adalah perusahaan nomor 1 dan sangat sehat secara keuangan.

Silakan para nasabah berpikir jernih, dengan 5 point di atas, apakah Prudential akan bangkrut tahun 2016 ini seperti diberitakan beberapa agen asuransi yang tidak bertanggung jawab?

Apakah issue Pak Deny Oetama dan lebih dari 50% agen Prudential pindah itu benar?

1. Pak Deny Oetama Hartono, mantan orang nomor 1 Prudential, sudah tidak bekerja di Prudential sejak 5 November 2015 dan kantor Pruvision UOB Plaza resmi ditutup.

2. Prudential mempunyai lebih dari 400 Kantor Pemasaran Mandiri (KPM)/Agency. Hanya ada 3 KPM yg ditutup, karena dikabarkan dibajak oleh perusahaan asuransi lain. Jumlahnya sekitar 1000 agen, jumlah agen Prudential lebih dari 200.000 agen, jadi hanya 0.5% dari jumlah seluruh agen Prudential yang pindah ke asuransi lain.

Lihatlah kantor Pusat Prudential Tower di Jend Sudirman, Prudential Centre di Mall Kotakasablanka dan Ratusan Kantor KPM yang masih tetap melakukan kegiatan seperti biasa.

Tiap bulan ada ratusan acara Customer Gathering di berbagai kota dan Grand BOP di gedung-gedung.

Tiap hari Rumah Sakit menerima klaim asuransi Prudential, bahkan tiap 50 detik ada 1 klaim dibayar.

Semua agen dan karyawan tetap dibayar komisi dan gajinya dengan tepat waktu. Semua ini menandakan perpindahan sekitar 1000 agen ini tidak berpengaruh apa-apa terhadap kinerja Prudential.

Apa Tujuan dari penyebaran isu ini?

1. Untuk meresahkan nasabah-nasabah Prudential, membuat issue seolah-olah Prudential akan bangkrut.

2. Untuk mengajak nasabah Prudential menutup polis Prudential dan buka asuransi di asuransi mereka.

Untuk diketahui tindakan ini di asuransi dinamakan tindakan twisting dan agen yang terbukti melakukannya akan dihukum oleh AAJI, karena tindakan ini sangat merugikan nasabah.

Apa akibat buat para Nasabah bila menutup polis?

1. Perlindungan Anda berhenti, Anda tidak terlindungi lagi terhadap berbagai musibah yang bisa terjadi.

2. Anda dirugikan secara Finansial. Di setiap polis asuransi, ada biaya akuisisi yang dikenakan di awal pembukaan polis. Bila polis anda sudah lebih dari 5 tahun, Anda sudah membayarkan semua biaya akuisisi dan tinggal menikmati perlindungan/manfaat asuransinya dengan membayar biaya asuransi yang jumlahnya kecil.

Bila Anda tutup dan buka polis asuransi baru lagi, Anda akan kena biaya akuisisi lagi dari awal. Apakah Anda menyadarinya? Pasti hal ini tidak pernah diberitahukan agen-agen yang tidak bertanggung jawab ini.

3. Setiap polis yang baru terbit ada masa tunggu untuk beberapa manfaat dalam polis. Apabila Anda membuka polis baru, Anda akan masuk dalam masa tunggu lagi, dimana apabila selama masa tunggu tersebut terjadi resiko, maka uang pertanggungan belum dapat dibayarkan.

4. Polis lama yang Anda miliki tentunya dibuka pada saat usia Anda masih lebih muda dari sekarang sehingga perbandingan manfaat yang didapat dengan biaya akuisisi yg harus dibayarkan, pastinya lebih murah pada saat usia lebih muda. Apabila polis lama ditutup untuk keperluan dibuka polis baru, akan dihitung dengan menggunakan usia saat ini.

Demikianlah penjelasan kami para agen Prudential yang bekerja setiap hari membantu keluarga-keluarga di Indonesia untuk mempunyai perlindungan terhadap musibah-musibah yang bisa terjadi.

Bila ada di antara 1000 agen-agen tidak bertanggung jawab tadi mendatangi Anda, mohon bantuan Anda untuk merekam pembicaraan mereka dan menanyakan nama jelas mereka. OJK dan AAJI sedang mencari mereka untuk menindak mereka yang melakukan tindakan tidak terpuji.

Harapan kami, Bapak Ibu sekalian bisa berpikir jernih terhadap issue ini dan tidak gampang untuk terjerat pada issue-issue yang sangat merugikan Anda.

Apabila ada pertanyaan-pertanyaan yang ingin ditanyakan, jangan segan-segan untuk menghubungi kami.

Terima kasih atas perhatiannya.

Note: Berita ini bukanlah surat pernyataan resmi dari PT Prudential Indonesia tetapi merupakan jawaban kami, para agen, terkait ‘black-campaign’ yang mengatakan bahwa Prudential itu bangkrut. Yuk simak dengan bijak dan jangan sampai Anda dirugikan oleh agen-agen yang tidak bertanggung jawab tersebut. Dan ini juga bukan web resmi mewakili perusahaan asuransi manapun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.